Inovasi Penelitian Unit Wawasan Kebangsaan Unmuh Kendari Raih Pengakuan Nasional: Mahasiswa dan Dosen Ciptakan Model Literasi Kebangsaan Digital untuk Era Gen Z

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Wawasan Kebangsaan, telah meraih momentum positif dalam dunia penelitian akademik. Sebuah penelitian inovatif hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa berhasil menghadirkan solusi konkret untuk meningkatkan literasi kebangsaan generasi muda dalam era digital. Penelitian berjudul “Model Literasi Kebangsaan Digital (LKD) untuk Generasi Z: Studi Kasus di Sulawesi Tenggara” ini menjadi bukti nyata komitmen Unmuh Kendari dalam mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan sosial masyarakat lokal.

Penelitian yang dimulai sejak Januari 2025 ini melibatkan lima dosen pembimbing dan dua puluh mahasiswa dari berbagai jurusan. Tim peneliti bekerja secara intensif menganalisis fenomena menurunnya kesadaran kebangsaan di kalangan generasi Z, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan teknologi digital. Hasilnya, mereka berhasil mengembangkan sebuah framework (kerangka kerja) yang dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah dan universitas untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme melalui platform digital.

“Kami memulai perjalanan penelitian ini karena melihat kekhawatiran yang nyata tentang fragmentasi identitas nasional di kalangan generasi muda. Melalui observasi mendalam dan survei terstruktur, kami menemukan bahwa sebagian besar Gen Z kurang memahami makna sesungguhnya dari pancasila, keanekaragaman budaya, dan nilai-nilai kebangsaan yang fundamental,” ungkap Dr. Ahmad Hidayat, S.S., M.Hum., dosen senior Unit Wawasan Kebangsaan Unmuh Kendari, dalam sesi presentasi penelitian di aula utama kampus pada Selasa (03/04/2026).

Lokasi penelitian dipilih secara strategis di Kendari dan sekitarnya, meliputi lima sekolah menengah atas, dua kampus swasta, dan tiga komunitas digital yang aktif. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Sulawesi Tenggara merupakan wilayah multikultural dengan potensi konflik horizontal yang perlu ditangani dengan pendekatan literasi kebangsaan yang tepat.

Hasil penelitian menunjukkan penemuan yang signifikan. Pertama, sebanyak 73 persen responden berusia 15-25 tahun mengakui bahwa mereka lebih banyak mendapatkan informasi tentang kebangsaan dari platform digital ketimbang dari pendidikan formal. Kedua, kurangnya konten edukatif yang menarik dan relevan tentang nilai-nilai kebangsaan di media sosial menjadi faktor utama terjadinya vakum pengetahuan nasional. Ketiga, ada potensi besar untuk menggunakan influencer lokal, educator digital, dan game edukasi sebagai medium penyampaian nilai-nilai kebangsaan yang lebih efektif.

“Model yang kami kembangkan mencakup tiga pilar utama: konten edukasi interaktif berbasis aplikasi mobile, pelatihan bagi pendidik dan influencer digital, serta pembentukan komunitas ambassador kebangsaan digital. Ketiga pilar ini dirancang untuk bekerja secara sinergis menciptakan ekosistem literasi kebangsaan yang berkelanjutan,” jelas Nur Azizah Rahman, S.Pd., M.Ed., dosen pembimbing utama proyek penelitian, dalam wawancara eksklusif dengan media kampus.

Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian ini juga menjadi aspek penting yang patut diapresiasi. Mereka tidak hanya berperan sebagai asisten peneliti, tetapi juga aktif dalam pengumpulan data, analisis, dan bahkan dalam pengembangan prototipe aplikasi mobile yang menjadi bagian dari model literasi kebangsaan digital. Salah satu mahasiswa tim peneliti, Fitra Ramadhani (semester 6, Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan) mengatakan pengalaman ini sangat berharga.

“Saat kami terjun langsung ke lapangan, bertemu dengan puluhan responden dari berbagai latar belakang, saya semakin memahami betapa kompleksnya tantangan menjaga keutuhan nasional di era milenial ini. Tapi yang paling menyenangkan adalah ketika kami menemukan bahwa Gen Z sebenarnya sangat tertarik dengan nilai-nilai kebangsaan, asalkan disajikan dengan cara yang relevan dan menarik bagi mereka,” ujar Fitra antusias.

Dampak penelitian ini telah mulai terasa bahkan sebelum penelitian secara resmi ditutup. Beberapa sekolah di Kendari sudah menunjukkan minat untuk menerapkan komponen dari model literasi kebangsaan digital yang dikembangkan. Tim peneliti juga telah mengajukan proposal untuk pendanaan lanjutan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan harapan dapat memperluas jangkauan implementasi ke wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Dr. Supriaman, M.Pd., Ketua Unit Wawasan Kebangsaan Unmuh Kendari, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini dalam sambutan resmi pada acara presentasi hasil penelitian. “Penelitian ini bukan saja sekadar menghasilkan publikasi ilmiah, melainkan menghadirkan solusi praktis yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini sejalan dengan visi universitas kami untuk menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga inovasi yang berkontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Dr. Supriaman.

Rencana selanjutnya, tim peneliti akan melakukan disseminasi hasil penelitian melalui berbagai saluran. Mereka akan menerbitkan artikel di jurnal nasional terakreditasi, mempresentasikan temuan dalam konferensi internasional pendidikan dan kebangsaan, serta menulis buku saku panduan implementasi model literasi kebangsaan digital untuk satuan pendidikan. Prototipe aplikasi mobile juga akan dimulai tahap pengujian beta dengan melibatkan sekitar seribu pengguna dari kalangan Gen Z di berbagai wilayah.

“Kami percaya bahwa era digital bukan musuh dari nilai-nilai kebangsaan, melainkan peluang baru yang harus kita manfaatkan secara bijak. Dengan penelitian ini, kami ingin menunjukkan bahwa dimungkinkan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dalam memperkuat nasionalisme dan kesadaran kebangsaan tanpa meninggalkan relevansi dengan kehidupan generasi muda,” tambah Dr. Ahmad Hidayat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Mahendra Wijaya, S.T., M.T., dalam konferensi pers yang diselenggarakan di ruang rektorat, juga memberikan dukungan penuh terhadap penelitian ini. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong penelitian-penelitian inovatif yang berorientasi pada pemecahan masalah sosial. Unit Wawasan Kebangsaan telah menunjukkan dedikasi luar biasa, dan hasil kerja keras mereka akan membawa nama kampus kami ke tingkat yang lebih tinggi di mata nasional,” kata Prof. Mahendra.

Pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi unit-unit riset lain di Unmuh Kendari untuk turut mengembangkan penelitian inovatif yang berdampak. Sebelumnya, universitas ini telah menghasilkan beberapa penelitian berkualitas di bidang pertanian, kelautan, dan teknik, namun pencapaian Unit Wawasan Kebangsaan dalam menghadirkan solusi inovatif untuk permasalahan sosial kebangsaan menunjukkan komitmen institusi dalam mengembangkan penelitian multidisiplin.

Para mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini juga memiliki prospek karir yang menjanjikan. Beberapa sudah menerima tawaran untuk melanjutkan studi di program magister pendidikan dan ilmu sosial di universitas-universitas ternama. Selain itu, pengalaman riset yang mereka peroleh telah memperkuat skil penelitian dan kepemimpinan mereka, menjadi bekal berharga untuk terjun ke dunia profesional maupun akademik.

Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi upaya revitalisasi pendidikan kebangsaan di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan masyarakat, pendekatan inovatif seperti model literasi kebangsaan digital yang dikembangkan oleh Unmuh Kendari menjadi semakin relevan dan penting.

Kesimpulannya, penelitian inovatif dari Unit Wawasan Kebangsaan Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan contoh nyata bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat bermitra dengan mahasiswa untuk menciptakan solusi konkret bagi tantangan sosial. Melalui pendekatan yang terstruktur, kolaboratif, dan berbasis pada data empiris, tim peneliti telah menghadirkan model literasi kebangsaan digital yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis dan dapat langsung diimplementasikan. Pencapaian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi banyak penelitian inovatif selanjutnya yang akan terus memperkuat posisi Unmuh Kendari sebagai perguruan tinggi yang peduli terhadap isu-isu nasional dan pembangunan masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh: Redaksi Media Kampus Unmuh Kendari
Kendari, 03 April 2026

More From Author

Unit Wawasan Kebangsaan Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Pembelajaran Terintegrasi dengan Fokus Kepemimpinan dan Kearifan Lokal

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif untuk Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw